03 Desember 2008

VAUVORITE

S E S A L

Saat ku tatap sang awan yang indah dari kejauhan
Kutatap kesedihan yang selalu ku jalankan
Kesedihan pun menerpaku setiap langkahku
Dan tiada bisa ku lepaskan semua beban derita


Aku menangis , aku menatap semua yang terjadi
Tinggalkan aku sendiri
Sisihkan kepedihan
Dan luka yang pernah ku alami


Kembalilah pada ku, jangan pernah kau sesali
Ku harap kau mengerti yang kini akan ku alami
Akan ku perbaiki salahku yang menyakiti hatimu
Trimalah maaf dariku


Bukakan lah maaf tuk yang pertama dan terakhir kali
Dan hapus semua luka di hatiku
Bukalah pintu maaf ku
Tuk,,,,,,,,,,,,,,,,kali,,,,,,,,,,,,,,ini,,,,,,,,,,,,,,,








H I L A N G

Lupakan smua yang terjadi
Engkau bagaikan burung-burung bernyanyi
Walau ku ingin terbang tinggi
Smua itu tak pernah terjadi


Angan-angan ku tlah hilang
Kini muncul menjadi kenyataan
Aku hanya bisa bimbang
Hanya tuk dikau seorang


Setiap malam . . . . . . . . . .
Aku slalu memikirkanmu
Dalam senang maupun duka
Namun apa yang tlah ku alami saat ini


Kau tinggalkan diriku sendiri diriku sendiri
Entah kemana engkau pergi
Salah apa yang pernah ku alami
Sampai-sampai seperti ini


Ku coba tuk saling mengerti
Dan ku coba tuk melupakanmu
Aku hanya bisa merenungi kenangan yang terjadi
Kenangan manis yang ku arungi berdua


Kesedihan pun menerpaku
Dan diriku slalu dalam keresahan
Aku harus menghadapi cobaan ini
Dengan sabar dan tak putus asa

Tidak ada komentar:

Television Online